AHLAN WASAHLAN

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Sunday, March 25, 2012

Look, im sorry. Im sorry for bothering you. Im sorry for all the texts I send you. Im sorry for IMing you the second you get online. Im sorry I keep asking if youre free to hang out. Im sorry I ask random questions. Im sorry that I ask about your life. Im sorry that im a bother to you. Im sorry that I always recite all those silly friendship quotes. But heres the truth. Im not sorry for any of those things; I only did it because you’re my friend. What im really sorry for is that you don’t realize how much our friendship means to me. Im sorry that I have a deep worry that this friendship wont last much longer. Im sorry I wanted to talk to you. Im sorry I wanted to get your opinions and advice on things. Im sorry I wanted to hang out with you. I just thought that’s what friends did. Im sorry I was willing to do anything to get your attention. I didn’t know being friends was too much to ask from you. Im sorry that im now left with only memories of what used to be. Please do me one favor, when you see the tears gently falling down my cheeks, don’t try to comfort me. I don’t need a reminder of how I could always tell you everything, how you’d sit by me and just hold me while I cried. So please, if this is over, then lets just say our goodbyes and walk away and not look back, because I cant believe that a friendship I once held so dear to my heart is now fading to nothing. Now thats really what Im sorry for.

Pengharapan
Tika kita kesusahan, kita berharap agar masalah dan kesusahan tu akan pergi
Sekalipun begitu, ia harus diselesaikan
Tika kita resah, bertanya pada diri
Apa sebenarnya yang menyebabkan kegelisahan ni?
Sekalipun begitu, jawapan tidak ku temui
Tika kita berharap, agar seseorang dapat menemani,
Yamungkin seseorang akan menemani..
Tapi kadang2, permintaan itu tidak dapat dipenuhi
Ya….
Kadang-kadang ujian dan tarbiyah tu,
Perlu kita harungi seorang diri….
Meskipun jauh di lubuk hati,
Ya Tuhan hanya Engkau yang Memahami…

Tuesday, March 20, 2012

status di muka buku

dengan nama Allah yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang...

alhamdulillah..harini, saya menyambung kembali mencoret perjalanan yang masih bersisa dan yang punya saki baki ni...hati ralat...tika bibir mengukir senyuman, tetapi hati punya reaksi yang sebaliknya...saya malas nak menaip..alkisahnya...setahun yang lepas, bila salah faham tu berlaku antara kami...dan ramai yang turut masuk campur...saya tidak mengambil tahu tentang kisah mereka yang lain, kenapa mesti menyibuk akan perkara saya? kenapa mesti bercakap sesuatu yang belum pasti? tidak ingat Tuhan? tidak ingat dosa?

okay...fine..status di muka buku tu menghangatkan segala-galanya...sehingga saya dipandang serong...setahun yang lepas...segalanya bertukar..hinggalah saat ini...ya..mereka tidak mengenali saya...mana mungkin mengenali saya jika tidak pernah bermusafir bersama saya..hanya tika di kelas, adakah itu sudah mampu untuk kalian membuat andaian bahawa kalian mengenali diri ini? perkara itu, saya tau di mana silapnya..tetapi saya tak mau panjangkan...

hinggalah dua minggu lepas...sekali  lagi status di muka buku...membuatkan mereka yang lain beranggapan itu adalah saya...perasan ke saya ni? tidak...saya dah la remove dia dari friend list...hingga satu ketika, dua kawan saya bertanyakan, kenapakah status itu sedimikian rupa? apakah status saya dan dia? saya berfikir....di mana lagi silap saya.? hanya kerana status muka buku, hari saya kembali kelam...mengapa mesti buat saya seperti seburuk-buruk kejadian? selemah-lemah insan?

mungkin air mata itu menjadi peneman..tapi jauh di sudut hati, saya mahu pulang ke semenanjung....saya mahu lari dari fitnah lelaki...cukupla...saya serik...tangga itu, saya daki...walaupun saya terpaksa berhenti banyak kali di sana...tangan ini jijadikan sebagai wiper...ya Tuhan..kelamnya hari itu..termangu saya melihat langit yang membiru....laut yang terbentang....

sehinggakan, akhirnya saya gagahi empunya badan..siapakah yang dimaksudkan....empunya badan menafikan bahawa itu adalah saya...tenang sebentar..

dan hari ini, saya tahu, bahawa mereka-mereka turut memberi komen..tentang perempuan itu...cukuplah...belajarlah...dan berfikir...muka buku itu bukan segala-galanya...hanya boleh menimbulkan masalah kepada orang lain...

cukuplah...hati saya dah terlalu ralat...

jangan saya lari tinggalkan semua ni...ya Rabbi

Friday, March 2, 2012

semester terakhir

semester terakhir tengah menyapa saya..tapi, makin lama, tertekan pun ada...tapi, saya cuba jugak pujuk hati....

sekarang, saya cuba balik cari jurnal yang hilang tu...ya Rabbi...satu per satu...btol2 uji diri saya...

huhu...sesungguhnya, emosi sangat tidak stabil...rasa macam nak terbang balik kampung..nak bercerita kat parent pn takut mereka risau...

macam mana dengan rsult? huhu..sangat tidak cantik...

projek? <walaupun dh hari2 masuk lab, tapi saya still x dapat apa yang saya nak...kawan2 saya beruntung sebab dah dapat pure compound...fatma, ni ujian....>

<jurnal utk writing belom dapat ditemui keseluruhannya...sangat stress bila nak kena cari satu2...>

progress dah minggu depan...tapi pure compound tak dapat lagi...xpe...usaha lagi....

ujian yang saya terima ni...<x dapat balik...kerjakan lab work....laptop hilang..bla3>

masih kecil jika nk dibandingkan dengan orang lain...ini bukan alasan dan sebab untuk saya bermuram durjana...walaupun tika ni saya dah terasa seperti nak give up..ya Rabbi...permudahkanlah...

hari selasa baru ni, 28 febuari 2012, birthday mak yang ke 49..moga Allah sentiasa merahmati mak..sayang mak kerana Allah...rindu sangat kat mak, ayah dan yang laen... :(

T.Y